Skip navigation


Semut, Si kecil Yang Hebat

Siapa tidak tahu semut?,

semut adalah hewan yang sangat kecil , menyebalkan dan sangat menggangu. Kebanyakan orang benci akan semut, karena kalau menggigit sakit dan bikin gatal. Pernahakah anda mengamati semut?. Saya yakin banyak orang sering mengamati semut, baik mengamatinya untuk penelitian maupun sekedar mengamati karena semut banyak mengambil makanan kita.

Jika kita amati semut-semut tersebut banyak hal yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti :

1. Ramah. Semut selalu menyapa temannya mesikpun dia sedang sibuk, sedang membawa beban berat maupun sedang sakit. Dari kegitan semut tersebut kita perlu berinstropeksi diri “semut aja bisa mengapa manusia tidak bisa?”. Pada dewasa ini banyak orang yang sibuk dengan kegiatanya , dengan bisnisnya, dengan sekolahnya maupun sibuk dengan kegiatan lain yang menyita waktu sehingga mereka lupa jika ada teman di sekitar mereka. Merekapun terbawa arus kesibukan, masalah atau  kegiatan mereka dan hal tersebut nampak pada raut wajah mereka, sikap perilaku serta tuturkata mereka. Mari kita amati jika seseorang sedang banyak masalah maka orang tersebut akan cenderung tidak mau menyapa temannya. Hal tersebut akan terasa sangat menyakitkan bagi teman anda. Oleh karena itu perlu kita belajar dengan semut mengenai “MENYAPA dalam setiap keadaan”, karena dengan menyapa kita akan menciptakan sesuatu yang harmonis, enak di pandang mata dan bukan tidak mungkin dengan anda menyapa teman anda, anda akan menemukan jawaban dari masalah anda.

2. Gotong Royong. Pernahkah anda melihat semut mengangkut makanan yang besarnya 10X lebih besar dari badannya?. Saya pernah menyaksikanya hal pertama yang saya alami adalah TAKJUP dan HERAN. Hal yang membuat saya takjup adalah kebersamaan mereka dan  daya juang mereka. Pada zaman sekarang kegotong royongan manusia sudah mulai pudar, sekarang manusia cenderung individualis tanpa mempedulikan lainya. Gotong royong semut tidak pernah lekang oleh waktu hal itulah yang perlu kita ambil sebagai pelajaran.

3. Tertib antri . Kita amati semut selalu berjalan mengikuti jalur yang sudah ada, selalu rapih dalam berjalan. Mnungkin dalam bahasa teknologi mereka ada tulisan di masing-masing mereka “sesama semut dilarang saling mendahuli”. Kita perlu mencontoh budaya tertib dari semut, banyak dari masyarakat kita yang tidak sabar dalam mengantri, sehingga sering terjadi insiden berdarah sampai melayangnya nyawa seseorang. Alangkah indahnya jika kita dapat mencontoh da menerapaka budaya antri dari semut tersebut. SEMUT AJA BISA KENAPA KITA TIDAK??.

Semoga kita dapat instropeksi diri sebagai manusia yang mempunyai akal pikiran dan budi pekerti yang luhur untuk bisa lebih baik daripada semut. Alangkah malunya kita sebagai manusia jika semut saja bisa tetapi kita tidak bisa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: